Photobucket - Video and Image Hosting
Tuesday, March 21, 2006

Perempuan yang sedang jatuh cinta

Cuma ketika jatuh cinta saja perempuan kecil itu bisa jadi pendiam dan betah lama-lama di depan komputer. Menjauh dari dunia luar, mengurung diri dalam kamar dan mengunci senyumnya rapat-rapat untuk orang lain, adalah indikasi paling nyata dari manifestasi perasaan-nya itu. Tapi tentu saja, ada banyak senyum-senyum kecil yang tercipta untuk dirinya sendiri, terutama saat gambaran si pujaan hati tiba-tiba menyeruak muncul dalam benaknya.

Lelaki itu sempurna ! Dengan kemeja gombrong tak beraturan, celana jeans dan sendal kulit butut sebagai seragam kerja. Dia punya potongan rambut tampak depan 'ala tommy page',tapi sungguh sama sekali ngga membuatnya jauh lebih ganteng !

Lelaki itu cukup menjawab singkat pesan-pesan yang dilontarkan perempuan muda itu melalui telepon selularnya. Tapi yaaah, memang ngga bisa disalahin. Toh, namanya juga SMS ,alias Short message service. Kalo panjang-panjang namanya jadi LMS dooong, alias Long message service. Sms-sms itu terkirim beberapa kali, sehari sebelum mereka bertemu.

"Hop"..itu dia!" Duduk di pojokan rak buku sebuah toko buku mahal di kawasan pertokoan mahal di Jakarta. Itulah kali pertama perempuan kecil itu melihatnya. Nggak kaget, nggak bingung atau ada perasaan apapun. Soalnya dia memang sengaja tak memasang 'potret kira-kira' dari orang yang akan ditemuinya siang itu. Bukan apa-apa,takut kecewa. Hehehe...

Beberapa menit kemudian mereka udah asyik berbicara di sebuah kafe penjual makanan khas indonesia. Lelaki itu tak menggamit lengan perempuan itu, tapi dari gerakannya ia cukup sigap memberi arahan kemana harusnya mereka menuju. Si perempuan cukup ikut aja, tanpa perlu berpikir, paling tidak mana kafe yang paling asyik buat ngobrol di mal itu. Lelaki itu bukan anak mal-an, juga tak terkesan anak gaul, tapi dia penuh percaya diri untuk mencari tau, kemana jalan menuju kafe yang mereka maksudkan itu. Mungkin kesan itulah yang pertama kali hinggap di kepala perempuan kecil itu.

Lantas, menit-menit selanjutnya perbincangan mengalir. Kentara sekali ada batas, mereka hanya mau berbicara seputar materi pekerjaan, yang mengharuskan mereka bertemu siang itu. Lelaki itu dengan cerdas menjawab seluruh pertanyaan si perempuan muda, dan tak terlihat sedikitpun gurat cynical face di wajahnya, saat si perempuan muda itu melontarkan pertanyaan, bahkan, yang terbodoh sekalipun. Lelaki itu cerdas, terutama dalam hal bagaimana ia menempatkan nilai kemanusiaan dalam pola pikirnya. Sungguh seorang lelaki !

Hanya satu jam perbincangan tentang materi pekerjaan itu. Tapi kini, perempuan muda itu, pasti sedang jatuh cinta !!!!


Dewi Layla at 12:41 AM



Photobucket - Video and Image Hosting favorit :
alternatif
sejarah
surprises
jalan-jalan
+buyung
+citra
+desan
+dhank Ari
+Nita
+ochan
picis