Photobucket - Video and Image Hosting
Sunday, July 23, 2006

KLM : D unforgattable memories 14 hours flight.......


Sebetulnya pesawat KLM yang membawa saya tidak agak sedikit mengecewakan,karena jauh dari bayangan saya sebelumnya. Mungkin karena saya pernah naik pesawat internasional dari bali menuju jakarta yang jauh lebih keren ketimbang yang saya naiki ini. Tapi lumayanlah, karena ada headset untuk mendengarkan film dan musik sepanjang perjalanan. Makanannya hampir terbilang nonstop. Asal tak tertidur,ada ada saja makanan yang disuguhkan pada penumpang. Baik makanan berat ataupun cemilan ringah. 14 jam diatas udara menjadi tak terlalu membosankan.

Selama satu jam kami transit di Malaysia. Kali ini saya menginjakkan kaki lagi di negara orang, setelah terakhir timor leste. Bandara malaysia jauh lebih modern ketimbang Soekarno Hatta. Lebih rapi dan futuristik. Saya menyempatkan diri shalat isya di musholla-nya. Saat mencari musholla inilah saya tau bahwa Malaysia banyak memperkerjakan orang India. Mungkin karena bahasa inggris mereka cukup baik (maklum pernah dijajah inggris) dan lagipula mereka underpaid.Huh..dasar licik ! Shalat isya kali itu begitu nikmat, saya bersujud sangat dalam, menghanturkan rasa syukur teramat dalam pada Allah, atas kesempatan mengunjungi negeri-negeri orang. Melihat keagungan Tuhan dalam coretan Alam di belahan bumi yang lain....Dan saya yakin, itu akan sangat indah !

1 jam kemudian saya kembali sudah berada di pesawat. Dan tentu saja terlelap di antara jam-jam perjalanan. Tappi...saya sering terbangun kalau pramugara yang kebencong-bencongan itu menawarkan snack bar....hehehe...

Satu kali saya terbangun, entah untuk yang keberapa kalinya. Saya lantas membuka jendela pesawat. Saya lihat matahari merah mulai menyala. Indah luar biasa. Sebetulnya saya mengantuk sekali. Tapi saya tau kesempatan ini tak sering saya dapatkan. Mata mata saya yang letih dan berontak ingin tertidur kembali saya paksa untuk terbuka. Saya bujuk mereka dengan mengatakan bahwa mereka tak akan menyesali apa yang akan mereka lihat kali ini. BENAR SAJA ! matahari perlahan tapi pasi terbit. Indah sekali...sebetulnya saya mencoba menangkap keindahan ini denagn mata kamera saya, tapi entah mengapa kamera saya seakan tak mampu. Mungkin saya menyetelnya pada settingan yang salah. Jadi ya sudahlah, saya memutuskan merekam saja keindahan itu dalam benak saya lantas menuangkannya dalam tulisan atau kata-kata. Saking asyiknya saya lupa...uuupss, belum shalat Subuh ! Akhirnya saya shalat. Tak terbayang bahwa saya akan Shalat Subuh di langit bukan langit Indonesia...Sungguh tak terbayangkan sebelumnya !

Usai shalat, saya kembali melongok ke luar. Saya berusaha melihat ke bawah. Dari monitor pesawat saya tau itu PARIS. Saya lihat kota itu masih tertidur. Tapi lampu-lampu masih tampak menyala. Bagus niah..Dari monitor pesawat itu pula saya tau berada di ketinggian 3800 kaki. Mencoba peruntungah, saya mencoba mencari-cari letak menara eifel. Dan..aha ....! TENTU aja ga akan tertangkap .... TAK lama monitor berubah,kali ini saya berada diatas Jerman. Saya tersenyum...sebentar lagi saya akan mendaratkan kaki di tanah Eropa. Suatu pengalaman yang langka....


Dewi Layla at 11:50 PM



Photobucket - Video and Image Hosting favorit :
alternatif
sejarah
surprises
jalan-jalan
+buyung
+citra
+desan
+dhank Ari
+Nita
+ochan
picis