Sunday, July 23, 2006
Menjadi Andalan...hiks...
Pertama-tama sih saya enjoy. 2-3 hari sih, saya masih punya cukup stamina. Tapi sebel juga lama kelamaan. Saya tahu, alhamdulillah, dikarunia Tuhan kemampuan berbahasa inggris yang lumayan. Saya juga mahfum,harusnya saya menggunakannya untuk tujuan yang baik dan menolong orang lain. ARTINYa saya seharusnya juga harus rela menjadi juru bicara teman-teman saya selama di perjalanan ke negeri orang ini....Untuk mencari info harga tiket, arah, makanan halal, hotel, reservasi hingga mencari toilet dan membeli air mineral sudah saya lakukan. Tapi akhirnya saya sebel juga pontang-panting sendirian bertanya, membaca, lantas menuntun ke tujuan yang tepat. Kesal sekali ketika harus menanyakan hal-hal kecil yang seharusnya bisa dilakukan sendiri seperti where’s d toilet ? atau any KFC around here ? . Bt...
Untuk urusan yang lebih njelimet dari sekedar nyari toilet atau KFC saya pasti akan melakukannya dengan senang hati untuk kami. TAPPPPPPiiiiiii......
Alasan teman saya sih tidak PD ! But hey c’mon...saya capek dan kehilangan stamina..please help ! Masih mending di BELANDA kebanyakan orang mengerti bahasa inggris. Tapi di Paris, orang-orang ngga bisa atau ngga mau berbahasa inggri. Jadilah saya pusing, dan modar !!!
Saya tau kekesalan saya tampak sekali saat reseravsi tiket ke paris. APALAGI perjalanan ke paris yang seharusnya bisa ditempuh hanya dalam waktu 4 jam menjadi molor 7 jam. Melihat kekesalan saya akhirnya teman saya take over pekerjaan menjadi guide yang sudah saya lakukan 3 5 hari ini. Saya pun dengan sadar membiarkan.Tujuannya melatih kepedean mereka. Tapi kadang-kadang kesel juga, karena kami jadi sering ke sasar. Hiks...nasib.. Akhirnya saya take over lagi pekerjaan itu sesekali.
Tapi saya jadi sadar, saya memang seharusnya mensyukuri nikmat Tuhan itu dengan menggunakannya untuk membantu teman-teman saya.Syaratnya harus ikhlas. Saya jadi ingat papa saya yang sudah jauh dialam sana. Ternyata tugas belajar bahasa inggris yang dulu ditugasi pada saya dan saudara2 saya tiap akhir pekan bukanlah kesiaan. Saya sangat merasakan manfaatnya hingga saat ini, sebuah harta yang berharga. Saya bisa kerja dengan pak Hamish, kerja di KIS FM, di wawancara dengan baik dengan bahasa inggris di trans tv, bisa beasiswa ke belanda dan sekarang liputan ke eropa dan suriname. Makasih papa.......
Dewi Layla at 11:51 PM