Photobucket - Video and Image Hosting
Saturday, October 07, 2006

... Teringat...

Seyogyanya saja khusyuk dalam sholat. Tapi dua pasang kaki kecil di depan saya begitu menarik perhatian. Saya sampai2 menaikkan sediki dagu saya, hingga saya bisa dengan jelas meliha siapa pemilik kaki kecil yang berdiri di depan saf saya itu. Ternyata nabil. Anak kecil berusia 5 tahun itu begitu khuyuk mengikuti shalat tarawih malam itu. Saya langsung terbawa dengan ingatan saat saya seumur nabil. Dengan telaten dan sabar, mama dan papa selalu menuntun kami untuk selalu ikut shalat tarawih. Karena Ramadhan adalah bulannya untuk beribadah. Saat ramadhan, kami juga harus bangun lebih pagi, selain untuk sahur, juga untuk berzikir dan membaca alquran. Kami selalu berlomba untuk khatam dan hebatnya tanpa reward apapun yang dijanjikan.

Saya lantas menangis malam itu. Mungkin, hanya saya dan Tuhan yang menyadarinya. Karena saya menangis dalam diam, meski air mata berurai memenuhi cembung pipi saya. Saya baru ingat, semenjak saya bekerja menjadi wartawan, kebiasaan itu sepertinya perlahan mulai hilang dari diri saya. Sering kali karena alasan letih dan mengantuk, saya meninggalkan tarawih dan juga membaca Al Quran. Karena itulah, empat tahun terakhir ini, Di penghujung Ramadhan, saya selalu merasakan penyesalan yang luar biasa.
Kesimpulan saya pun makin meruncing. Mungkin jurnalis bukan pilihan terbaik dalam hidup saya. Tapi saya masih belum tau, saya akan jadi apa selanjutnya.


Dewi Layla at 11:08 PM



Photobucket - Video and Image Hosting favorit :
alternatif
sejarah
surprises
jalan-jalan
+buyung
+citra
+desan
+dhank Ari
+Nita
+ochan
picis