Monday, November 27, 2006
"Room 335: An aprreciation to Andrew Jenks"Dulu, jauh sebelum saya menjadi jurnalis tivi, saya pernah membaca sebuah profil di halaman belakang KOMPAS. Profil seorang independent Journalist. Hari ini saya teringat kembali.
AndreW jENKS. 22 tahun. Ganteng,muda dan berbakat. Wajahnya mengingatkan saya pada Hugh Grant. Saya terkagum2 dengan film Dokumenter yang dibuatnya, bertajuk " Room 335" (IDFA, 2006).
Saya menangis dan tertawa dalam waktu yang bersamaan. Saya
merasakan takut dan bahagia di detik yang sama. Saya jatuh cinta.
Andrew begitu sempurna mengerti perasaan Billy, Lelaki tua di
sebuah panti Jompo Amerika.Perasaan saya dibawa berayun dengan
sangat ringan, menelusuri 4 bulan masa liburan musim panas Andrew
di panti itu. Maaf, kalau harus saya katakan berulang kali.
Saya jatuh cinta pada Adrew Jenks.
Tiba-tiba saja lampu menyala. Andrew Jenks berada tepat di bawah layar dimana filmnya baru saja dipertontonkan. Saya terkesiap,Lelaki itu ada beberapa meter di hadapan saya. Lelaki itu ada beberapa meter dihadapan saya !!!!
Saya datangi dia. Saya angkat dua jempol saya, saya hanya
bisa berkata : " your movie is so owesome!". Lantas,
Andrew tersenyum dan kami berfoto.
Saya keluar dari City Theatre, Leidseplain, Amsterdam.
Saya teringat lagi dengan cita-cita saya dulu: Independent
Journalist. Saya cemburu. Andrew jenks, pemuda 22 tahun
itu sudah bisa melakukannya. Ia sudah mendapatkan apa yang diingininkannya.
Saya teringat percakapan saya dengan seorang teman dekat
sebelum saya berangkat ke belanda.
" Nit, terlambat ngga mengubah cita-cita di usia 28 tahun?"
" Ngga pernah ada kata terlambat untuk itu. Pertanyaannya
adalah cukup berani ngga lo untuk melakukan perubahan itu ?"
Pertanyaan itu lantas saya lontarkan pada diri saya hari ini.
Mata saya kembali berkaca-kaca. Pada sebuah komunitas yang menghancurkan idealisme dan pencapaian saya. Saya menangis
tanpa air mata. Sakit, hingga hari berjalan begitu kelabu dihadapan saya, meski cuaca belanda kenyataannya tak pernah secerah hari ini.
Thanks to Andrew, to remind me
Dewi Layla at 4:49 AM